Entri Populer

Sabtu, 19 Januari 2013

Asuransi Syariah; Merangkai Kini dan Nanti



Alamiah ketika individu menginginkan yang terbaik untuk dirinya, keluarganya, atau bahkan dalam konteks yang lebih besar lagi, yakni memperbaiki keadaan masyarakat yang berada di sekelilingnya. Setiap manusia pun memiliki mimpi, visi dan misi dalam kehidupan. Diperlukan usaha yang lebih untuk mewujudkan cita dan tujuan yang diinginkan.
Hal yang seringkali manusia sadari adalah, ketika berada di masa balita, ingin sekali rasanya pergi ke Sekolah Dasar bersama anak-anak lainnya. Ketika berada di bangku Sekolah Menengah Pertama, ingin merasakan bagaimana asyiknya bergaul di masa Sekolah Menengah Atas, begitu selanjutnya hingga duduk di bangku kuliah dan mencapai kemapanan dalam karir maupun pekerjaan. Namun, tidak sedikit orang yang telah mencapai usia tertentu ingin kembali pada masa lalu karena banyak hal yang luput dilaksanakan. Bukan sebagai bahan penyesalan, tetapi pandangan ke masa lalu tersebut cenderung dapat dijadikan cermin yang memantulkan pelajaran akan hal-hal yang masih dapat dilakukan setiap pribadi pada masanya kini dan mempersiapkan keadaan terbaik untuk masa depan nanti.

-Siklus Kehidupan Manusia-
Source: Google Images

Memang, tidak ada satu orang pun yang dapat memastikan apa yang akan terjadi pada dirinya di masa mendatang. Satu hal yang patut diingat adalah manusia diwajibkan berusaha untuk memperbaiki keadaan. Seperti yang tercantum dalam ayat suci Al-Qur’an yang sering kita dengar sebagai berikut:
Sesungguhnya Allah swt. tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11)
Allah tidak hanya melihat hasil namun menilai penting proses yang terlaksana. Seorang Muslim/ah dituntut untuk menyempurnakan kehidupannya dengan aktivitas yang sesuai dengan syariah, baik dalam kegiatan yang berhubungan langsung dengan Allah swt. (hablumminallah), maupun dalam kegiatan yang berhubungan dengan manusia lainnya (hablumminannas). Tujuan hidup manusia bukan terhenti pada kesuksesan di dunia saja, namun bagaimana seorang hamba dapat menyeimbangkan antara tujuan hidup di dunia dengan tujuan indah di akhirat. Salah satu aktivitas yang tidak pernah lepas dalam kehidupan individu ialah kegiatan ekonomi, seperti jual beli, sewa menyewa, dan sebagainya. Akan terasa hambar ketika semua kegiatan tersebut tanpa diiringi dengan niat mencapai Ridha Allah swt, segala hal dapat dilakukan untuk meraih apa yang diinginkan, tidak peduli apakah hal tersebut sesuai maupun tidak dengan syariah.  
Pada era modern ini, kita patut bersyukur karena Allah swt. telah memberikan kemudahan jalan dalam mengembangkan perekonomian yang sesuai syariah, meskipun dalam waktu yang tidak sebentar dan masih banyak hal yang perlu diperbaiki seiring dengan bervariasinya kebutuhan masyarakat. Salah satu perkembangan yang dapat kita nikmati saat ini ialah pada sektor Asuransi Syariah. Adiwarman A Karim, pengamat Ekonomi Syariah sekaligus founder Konsultan Bisnis Karim menilai, tahun 2013 ini merupakan tahun bagi melejitnya pertumbuhan Asuransi Syariah.[1] Hal ini dikarenakan adanya regulasi yang memudahkan perusahaan Asuransi Syariah dalam memenuhi modal, yaitu sebesar Rp 50 Miliar, lebih kecil bila dibandingkan dengan kewajiban pemenuhan modal bagi Asuransi Konvensional yang sebesar Rp 100 Miliar (dua kali lipat dari kewajiban pemenuhan modal perusahaan Asuransi Syariah). Dengan peraturan tersebut, ketika sebuah perusahaan asuransi belum memiliki modal yang cukup, diharapkan akan banyak perusahaan yang melakukan konversi dari Asuransi Konvensional menjadi Asuransi Syariah. Tentu pertumbuhan ini bukan hanya disebabkan alasan ketidakcukupan modal untuk menjadi perusahaan Asuransi Konvensional, namun yang menjadi harapan adalah semakin berkembang pula produk-produk Asuransi Syariah seiring tumbuhnya jumlah perusahaan Asuransi Syariah.
Salah satu produk yang dimiliki Asuransi Syariah,  seperti yang terdapat pada PT Allianz Life Indonesia adalah Asuransi Kesehatan Perorangan (SmartHealth Maxi Violet) yang memiliki keunggulan seperti penanggungan biaya akomodasi termasuk ruangan ICU, biaya obat-obatan selama perawatan, biaya tak terduga karena kecelakaan, biaya ambulan, sampai biaya pembedahan.[2] Produk ini menyediakan fasilitas yang menarik bagi masyarakat yang ingin menjaga dirinya dari hal-hal yang tidak terduga terkait dengan kesehatan.
Ya, setiap manusia diperintahkan untuk berusaha dalam mencapai tujuan hidup. Dalam kaitannya dengan Asuransi Syariah, bukan berarti kehidupan manusia dan segala permasalahannya dijaminkan melalui perusahaan asuransi dengan membayar premi. Namun, keikutsertaan dalam menjadi bagian sebagai pemegang polis Asuransi Syariah mencirikan usaha manusia yang ingin mencapai masa depan dengan persiapan yang lebih matang. Keterbatasan manusia yang tidak mampu mengetahui apa yang terjadi esok disempurnakan oleh pengetahuan Allah swt yang memerintahkan manusia untuk memperhatikan apa yang telah diperbuatnya kini untuk waktu berikutnya nanti [QS. Al Hasyr: 18].
Tidak hanya untuk tujuan pribadi, keikutsertaan dalam Asuransi Syariah juga dapat membantu umat-Nya yang lain secara langsung maupun tidak langsung. Hal utama yang membedakan antara Asuransi Syariah dengan Asuransi Konvensional ialah pada Asuransi Syariah terdapat usaha untuk saling melindungi dan tolong menolong di antara para pemegang polis melalui dana tabarru’ yang sesuai dengan akad syariah. Sedangkan pada Asuransi Konvensional yang terjadi adalah transfer risk, yakni jual beli antara uang premi dengan uang pertanggungan resiko. Uang premi sudah jelas nilainya, sedangkan uang pertanggungan belum jelas nilainya sesuai dengan resiko/musibah yang terjadi. Ketidakjelasan pada Asuransi Konvensional inilah yang belum sesuai dengan syariah karena termasuk dalam kategori gharar.
Dalam kehidupan akan selalu ditemukan pilihan, dan manusia memiliki hak untuk memilih mana yang terbaik untuk dirinya. Telah banyak kita ketahui bahwa tujuan diciptakan manusia adalah untuk beribadah kepada-Nya (QS. Adz-Dzariyat: 56), oleh karena itu hendaknya setiap tindak tanduk manusia dalam apapun kegiatannya selalu disertai dengan niat beribadah kepada-Nya. Tidak terkecuali dalam kegiatan ekonomi yang seringkali dekat dengan perdebatan halal dan haram. Usaha untuk mencoba melibatkan diri dalam hal yang sesuai dengan syariah akan lebih baik dibandingkan tidak melibatkan diri sama sekali atau bahkan menjebloskan diri pada hal yang sudah jelas larangannya. Asuransi Syariah membuka peluang bagi masyarakat untuk mengusahakan yang terbaik bagi masa depannya dengan upaya yang dilakukan saat ini. Dengan Asuransi Syariah, tidak hanya tujuan pribadi yang dapat terpenuhi, melainkan tujuan dalam memperbaiki keadaan umat juga memungkinkan untuk terjadi dengan pola investasi yang dilakukan para pengelola asuransi.

Niatkan segala sesuatu untuk meraih Ridha-Nya, dan segera libatkan diri kita dalam menanamkan syariah dan mengembangkan kegiatan asuransi, untuk merangkai kehidupan kini dan nanti  ^_^

Selasa, 11 Desember 2012

Semangat Rantau

Nasihat Khusus dari Imam Syafi'i :

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman


Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang


Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan


Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang


Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan


Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa


Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran


Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam


Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang


Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang


Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan

Rabu, 05 Desember 2012

Pojok Hadits

Barangsiapa membaca satu huruf dari Al-Qur'an, maka baginya sepuluh kebaikan.

-HR. Tirmidzi-

Sabtu, 01 Desember 2012

Antara Kita

Indahnya ukhuwah akan terasa ketika...

Tidak jarang terjadi silang pendapat, namun itulah momen yang akan selalu kita ingat...

Ditemukannya individu yang melakukan kesalahan, namun tak lelah diri yang lain menasihati dengan sepenuh hati dan perasaan...

Kesal dengan sosok yang menyebalkan, namun ialah pemicu lahirnya kekuatan, mendorong kewaspadaan, meningkatkan kesabaran...

Keadaan susah yang tidak membuat diri payah, karena setiap jiwa kokoh terbentengi dengan niat ibadah, hingga lelah tak lagi menjadi alasan untuk berkeluh kesah...

Lahirnya pribadi-pribadi yang hebat, karena terjaganya bara yang senantiasa membakar semangat...

Karena ukhuwah takkan pernah tergantikan dengan harta....

Karena ukhuwah pun mampu menghantarkan kita ke Surga...

Sabtu, 10 November 2012

Hijab Life

Duhai wanita, mari percantik diri dengan pakaian taqwa, agar cantikmu tak hilang oleh masa, agar cantikmu terjaga sampai surga-Nya...

Karena indahmu terletak pada taqwamu, yang membuat bidadari surga kan cemburu padamu...

Pakailah sesuai keinginan-Nya, maka kau akan terlihat sempurna...

Kenakanlah, berbanggalah, karena ia bukti identitas seorang Muslimah...

Biarkan dirimu terbalut anggun dengan pelindung yang rapi tersusun...

Karena DIA Yang Mencintaimu tak hendak menyulitkanmu, tetapi hendak memudahkanmu...

Tidak perlu merasa ragu, cukup perkokoh niatmu, hiasi dengan indahnya akhlakmu...

~Syarat cinta adalah selalu seiring dengan DIA yang kau cintai, tanpa sedikitpun mengurangi~

It's Hijab Life ^_^

Senin, 06 Februari 2012

Al-Khawarizmi (Ahli Matematika) ditanya tentang wanita, ia menjawab:

"Kalau wanita mempunyai akhlak baik dan berpikir positif, maka ia adalah angka 1. Kalau ia juga cantik, maka imbuhkan 0 jadi 10. Kalau ia juga pintar & cerdas, tambah lagi 0, jadi 100. Kalau ia juga punya harta, imbuhkan lagi 0, jadi 1000. Jika wanita memiliki semuanya tapi tidak mempunyai yang pertama, maka ia hanya 000."



Sabtu, 04 Februari 2012

Pojok Hadits

Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan dicintai ALLAH daripada seorang mukmin yang lemah, dan masing-masing dari keduanya terdapat kebaikan. Bersungguh-sungguhlah dalam meraih apa yang bermanfaat bagimu, mohonlah pertolongan kepada ALLAH, dan jangan merasa lemah. Jika sesuatu menimpamu janganlah mengatakan, "Seandainya aku melakukan begini niscaya akan begini dan begini", akan tetapi katakanlah,"ALLAH telah mentakdirkan hal itu, dan apa yang dikehendaki-Nya pasti akan terjadi", karena sesungguhnya perkataan seandainya akan membuka perbuatan Syaithan.

-HR Muslim dari Abu Hurairah r.a.-

Let's Play With Math (MAGASING)

"AKU BISA"

Mungkin dua kata di atas terlihat sederhana, tetapi di sebuah Sekolah Dasar Islam Terpadu yang pernah saya singgahi, dua kata ini seakan menanamkan pada anak-anak berusia sekitar 6-12 tahun yang menimba ilmu di sana bahwa manusia adalah makhluk sempurna, manusia khalifah di dunia, dan manusia BISA!

Tidak hanya menanamkan sebuah pola berpikir positif, dua kata tersebut ternyata memiliki uraian makna...

A     Allah always in My Heart
K     Knowledge is A Power
U     Undefeatable (pada hal-hal yang tidak baik)

B     Be Positive
I      Impressive (membuat orang-orang terkesan)
S     Succes Oriented  
A    Action

Dua kata yang cukup cantik bukan? ^_^
Setiap hari anak-anak imut akan melewati gerbang sekolahnya dan disambut dengan kalimat di atas.

Mengapa saya mengatakan dua kata ini cantik?

So let's read my reason...

"About 70 percent of this planet that we call home is covered with water, and about 70 percent of the human body is water."
Air, menurut Dr. Emoto (yang membuat buku "The Miracle of Water") memiliki kemampuan untuk menangkap pesan. Lihatlah bagaimana ALLAH swt. menciptakan air dengan begitu indahnya...




Ketika kata-kata positif terucap pada air, maka kristal-kristal seperti di atas yang akan terbentuk. 
Namun, bisa kita lihat perbedaan yang timbul ketika kata-kata positif dengan kata-kata negatif disandingkan dalam bentuk air...
Malaikat (kiri) dan Iblis (kanan)
Perang (kiri) dan Damai (kanan) disandingkan.

 
Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa 70 persen bagian tubuh manusia terdiri dari air.
Ketika tubuh seseorang menangkap hal-hal positif, baik berupa perkataan, maupun perbuatan, maka air yang ada dalam tubuhnya akan merespon dengan hal-hal yang baik.
Perhatikan gambar air yang tertulis ; "I Can Do It"
Pepatah mengatakan seorang anak bagaikan kertas putih, tinggal bagaimana lingkungan menggoreskan pena pada kertas putih itu. Ketika anak kecil menangkap kata positif "AKU BISA", maka pesan tersebut akan diterima oleh air dalam tubuhnya sehingga anak-anak polos ini akan memiliki keyakinan, bahwa dirinya BISA! (That's the point)

Hal terpenting lainnya adalah, kita (manusia) hendaklah berkata dan berperilaku baik, agar lingkungan di sekitar kita merespon dengan baik; Mendidik anak dengan perkataan dan contoh yang baik, sopan santun dalam bertutur dengan orang tua, menghargai sesama dan saling berbagi. *(Ceramah banget ga si? ^_^v)

(Semoga dari sekolah dasar itu akan terlahir generasi-generasi yang tangguh; menyeru pada kebaikan dan mencegah kemungkaran...Aamiin)

Yak ini hanya intermezzo, karena apa yang saya ingin sampaikan adalah berkaitan dengan judul di atas dan saya sama sekali belum menyebutkannya ^_^v

MAGASING...apa itu?

MAGASING merupakan singkatan dari Matematika Gampang Asyik dan Menyenangkan yang digagas oleh Prof. Yohannes Surya. Kita ketahui bersama bahwa sang ahli fisika ini telah banyak menelurkan juara-juara internasional. Terakhir yang saya ketahui adalah beliau mampu mengajarkan anak sekolah dasar dari Papua yang pernah tidak naik kelas empat kali, menjadi juara olimpiade sains internasional (Subhanallaaah)...

Saya tertarik untuk menulis tentang MAGASING karena pada Februari 2011 seorang Matematikawan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Iwan Pranoto mengatakan bahwa 76,6% siswa Indonesia setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) BUTA MATEMATIKA.
Dalam sebuah training di salah satu SDIT yang pesertanya adalah wali murid, di antara mereka ada yang mengatakan bahwa anak-anak malas untuk belajar matematika karena lelah mengerjakan banyak latihan, anak-anak pusing terlalu banyak melihat angka, dan seebagaaiinyaaa...(training held on February, 3rd 2011 in SDIT)

Anak-anak cepat merasa bosan dan lelah...maka berikanlah mereka hal yang menyenangkan dalam belajar.
Jangan memarahinya ketika belum mampu memahami karena itu hanya akan membuat anak rendah diri.
Berikanlah ia semangat, perkataan yang baik, dan contoh yang bisa ditiru....

Dengan MAGASING ini, matematika yang terlihat rumit ternyata bisa menjadi hal yang sederhana, mudah, dan menyenangkan....

Dalam tulisan ini saya akan mencoba memberikan beberapa contoh dasar yang digunakan dalam MAGASING...yuuk perhatikan!

1. Penjumlahan (1)

4 + 5 + 9 + 8 + 2 + 1 + 3 + 7 + 6 + 4 =.....

Orang biasa menghitungnya dengan cara berikut;
4 + 5 = 9,
9 + 9 = 18,
18 + 8 = 26,
26 + 2 + 1+3 = 32,
32 + 7 = 39,
39 + 6 = 45,
45 + 4 = 49.  
  HASIL = 49.

Dengan cara di atas tentu membutuhkan memory yang sangat banyak untuk mengingat, dan juga waktu yang dibutuhkan akan lebih banyak dibandingkan cara MAGASING berikut;

 4 + 5 + 9 + 8 + 2 + 1 + 3 + 7 + 6 + 4 =.....

*Perhatikan adanya coretan pada beberapa angka di atas...
Penjelasan; ketika ditemukan adanya angka belasan dari hasil penjumlahan, maka yang disebutkan adalah angka belakangnya saja, dan angka penjumlah tersebut dicoret.

4 + 5 = 9
9  + 9 = 8 (karena hasil sebenarnya 18, maka angka 9 dicoret)
8 +  8 = 6 (karena hasil sebenarnya 16, maka angka 8 dicoret)
6 + 2 = 8
8 + 1 = 9
9 + 3 = 2 (karena hasil sebenarnya 12, maka angka 3 dicoret)
2 + 7 = 9
9 + 6 = 5 (karena hasil sebenarnya 15, maka angka 6 dicoret)
5 + 4 = 9

letakkan angka 9 di belakang ( _ 9)
dan hitung berapa coretan yang dihasilkan...yakni ada 4

HASIL = 49
Silakan Coba Soal Selanjutnya : 

9 + 8 + 7 + 5 + 3 + 4 +6 + 2 + 2 + 1 =.....
5 + 6 + 7 + 3 + 1 + 2 + 8 + 9 + 5 + 3 =.....
2 + 2 + 4 + 6 + 4 + 3 + 5 + 7 + 8 + 6 = .....
9 + 8 + 5 + 7 + 3 + 4 + 4 + 6 + 2 + 1 =.....

2. Penjumlahan (2)

     8 9 0
     3 3 4
     6 1 7
     4 0 5
     1 9 1
     4 5 6 +
    ...........

Biasanya orang menghitungnya dari belakang, karena dari SD bahkan TK, kita diajarkan menghitung penjumlahan dari belakang, benar ga? ayo ngakuu..hehe
Tapi ada cara yang seakan menyimpang, tapi tidak, bahkan lebih mudah, yuuk perhatikan lagi caranya...

Dari depan yaa...jangan lupa...trus dijumlah ke bawah...ada sistem sebut angka belakang saja dan coret juga sama seperti penjumlahan (1)  di atas...

     8 9 0
     3 3 4
     6 1 7
     4 0 5
     1 9 1
     4 5 6 +
    ...........

Baris depan...
8 + 3 = 1 (sebenarnya 11, jadi 3 dicoret)
1 + 6 = 7
7 + 4 = 1 (sebenarnya 11, jadi 4 dicoret)
1 + 1 = 2
2 + 4 = 6

yang dicoret ada 2 angka, trus angka belakangnya 6, jadi di depan tulis dulu 26.

    8 9 0
     3 3 4
     6 1 7
     4 0 5
     1 9 1
        4 5 6 +
      2 6...........


Baris Tengah...
9 + 3 = 2 (sebenarnya 12, jadi 3 dicoret)
2 + 1 = 3
3 + 0 = 3
3 + 9 = 2 (sebenarnya 12, jadi 9 dicoret)
2 + 5 =7

yang dicoret ada 2 angka, angka di belakangnya 7, yang 2 angka untuk ditambah ke angka 6 (di atas) dan angka 7 ditulis di belakang...
    8 9 0
     3 3 4
     6 1 7
     4 0 5
     1 9 1
        4 5 6 +
                                                                    
                                                                         2 6 (+2) 7
Baris Belakang 
0 + 4 = 4
4 + 7 = 1 (sebenarnya 11, jadi 7 dicoret)
1 + 5 = 6
6 + 1 = 7
7 + 6 = 3 (sebenarnya 13, jadi 6 dicoret)
 
yang dicoret ada 2 angka, angka di belakangnya 3, yang 2 angka untuk ditambah ke angka 7 (di atas) dan angka 3 ditulis di belakang...
                                                                                8 9 0
     3 3 4
     6 1 7
     4 0 5
     1 9 1
        4 5 6 +
                                                                    
                                                                         2 6 (+2) 7 (+2) 3

Hasil =  2893

Kalau ga percaya, hitung manual dulu aja dari belakang, trus coba, lihat hasilnya....
Mau coba soal selanjutnya? Niiiiih ada....Coba pakai cara di atas yaaaa............

1 6 5                                                    1 7 7 6                                           2 5 3 8
7 9 0                                                    3 1 4 9                                           7 1 7 5
5 3 3                                                    3 0 6 5                                           9 6 3 8 
8 2 6                                                    5 2 2 7                                           1 8 7 7
4 3 1                                                    9 1 4 4                                           3 4 4 6
2 0 5  +                                                3 9 2 0  +                                      9 0 3 2  +  
 .............                                             ...............                                       ..............

3. Perkalian Istimewa (1)

  5 X   5 = 25
15 X 15 = 225
25 X 25 = 625     (Biasanya kita hafal sampai sini niiih...untuk selanjutnya, Wallahu A'lam)

35 X 35 = ........
45 X 45 = ........
55 X 55 = ........
65 X 65 = ........
75 X 75 = ........
85 X 85 = ........
95 X 95 = ........


Mau tau cara MAGASING nya? check this out guys!
15 X 15 = .....
Angka depannya (1) dikali kakaknya (2) = 1 X 2 = 2, tulis di depannya  2 _ _
Angka belakangnya sama-sama dikali = 5 X 5 = 25, tulis di belakangnya, Jadi Hasilnya = 225
Mau contoh lagi? Boleh....
95 X 95 = ....
Angka depannya (9) dikali kakaknya (10) = 9 X 10 = 90, tulis di depannya  9 0 _ _
Angka belakangnya sama-sama dikali = 5 X 5 = 25, tulis di belakangnya, Jadi Hasilnya = 9025


*Syarat dan Ketentuan berlaku bagi perkalian istimewa ini, yakni cara ini dikhususkan untuk kuadrat yang angka di belakangnya lima (5) saja...misal untuk selanjutnya...
105 X 105 = .....
125 X 125 = ....., dan seterusnya....                          Try This At Home....

4. Perkalian Istimewa (2)

51 X 51 = ......
52 X 52 = ......
53 X 53 = ......
54 X 54 = ......
55 X 55 = ......
56 X 56 = ......
57 X 57 = ......
58 X 58 = ......
59 X 59 = ......

Cara MAGASING nya begini...
Misal, berapa hasil 53 X 53 ?
Angka depan (5) saling dikalikan = 5 X 5 = 25
 Lalu ditambah angka di belakangnya yaitu 3, Jadi = 25 + 3 = 28, Tulis di depannya 2 8 _ _
Angka di belakangnya kemudian saling dikalikan, namun, karena hasilnya dua angka, maka
3 X 3 = 09 (bukan hanya ditulis 9). Maka hasil akhirnya = 2809

Coba yang lain lagi yuk...

59 X 59 = berapa ya?
Angka depan (5) saling dikalikan = 5 X 5 = 25
 Lalu ditambah angka di belakangnya yaitu 9, Jadi = 25 + 9 = 34, Tulis di depannya 3 4 _ _
Angka di belakangnya kemudian saling dikalikan, namun, karena hasilnya dua angka, maka
9 X 9 = 81. Maka Hasil Akhirnya = 3481
 
Soal yang telah disebutkan di atas coba diisi sendiri yaa....

5. Perkalian Istimewa (3)

13 X 17 = ............
99 X 91 = ............
31 X 39 = ............
53 X 57 = ............
87 X 83 = ............

Contohnya, 13 X 17 = ???
Caranya sama ternyata sama perkalian (1) di atas..
Jadi angka (1) dikali kakaknya (2) = 1 X 2 = 2, Tulis di depannya jadi  2 _ _
Dilanjutkan perkalian angka belakangnya, yakni = 3 X 7 = 21 , Jadi Hasil Akhir = 221

 Bagaimana kalau soal 31 X 39 ? ? ? Coba sendiri dulu deh....
Pasti banyak yang mengira hasilnya 129, ternyata bukan lhooo...

This is the right one..

Angka (3) dikali kakaknya (4) = 3 X 4 = 12, tulis di depannya 1 2 _ _
Lalu, 9 X 1 bukannya 9?
Iya, memang, tapi dengan cara ini, jangan lupa, ada 2 angka yang dikalikan, yang benar seperti ini...
9 X 1 = 09                                             Hasil Akhirnyaaaa = 1209                boleh di cek lagi....

*Syarat dan Ketentuan Berlaku untuk cara di atas, yakni angka depan harus sama, dan angka di belakangnya, jika saling dijumlahkan, hasilnya sepuluh (10).

6. Perkalian Istimewa (4)


81 X 21 = .....
48 X 68 = .....
73 X 34 = .....
63 X 43 = .....
32 X 72 = .....

Ada yang sama lagi nih. Perkalian Istimewa (4) caranya sama dengan Perkalian Istimewa (2) di atas..
misalnya, 81 X 21, ayoo berapa?
Angka 8 dikali 2 ditambah angka belakang dari keduanya (sama) yakni angka 1.
8 X 2 = 16
16 + 1 = 17, Tulis di depan 1 7 _ _
Lalu angka belakangnya saling dikalikan = 1 X 1 = 01 (ingat ya, yang dikalikan ada dua angka jadi 01)
Hasil Akhir = 1701

 7. Perkalian Istimewa (5)

 11  X 11 = .....
 12  X 11 =...... 
123 X 11 =.....
632 X 11 = .....
316 X 11 = .....

 Cara perkalian 11 ini tergolong paling mudah, kita tinggal menulis angka depan dan belakang yang sama dengan soal, kemudian ditambahkan antara keduanya untuk angka yang di tengah...
Contoh : 
11 X 11 = 1 _ 1 
1 + 1 = 2, Maka Hasil Akhir = 1 2 1

 Soal yang lainnya....
632 X 11 = 6 _ _ _2
6 + 3 = 9, Maka 6 9 _ 2
3 + 2 = 5, Hasil Akhir = 6 9 5 2

8. Kuadrat

Di antara cara yang sudah saya tuliskan, cara yang paling saya kagumi untuk sekarang adalah cara kuadrat. Mengapa? Karena ternyata cara kuadrat menggabungkan kekuatan angka dengan kekuatan bahasa...
b^_^ d

1 (S)      2 (D)     3 (T)     4 (E)     5 (L)

9 (S)     8 (D)     7 (T)     6 (E)     5(L)

Kok ada huruf ya? Di atas adalah angka beserta huruf depan mereka; Satu (S), Dua (D), dsb....
Ternyata hal tersebut dapat kita pasang-pasangkan. Lebih baik langsung saya paparkan lewat contoh...
Perhatikan baik-baik....

Berapa kuadrat dari 99?

Kita lihat angka belakangnya, yakni 9, siapa pasangannya? Jawabnya Satu. 
Kuadrat dari satu adalah satu (1), namun kita tulis dengan 01, Letakkan di belakang _ _ 0 1
Setelah itu kurangkan 99 dengan 1 = 99 - 1 = 98. Tulis di depannya, Hasil Akhir =  9 8 0 1

*Mengapa ditulis 01 (di atas)? karena kuadrat menghasilkan banyak bilangan sebanyak jumlah bilangan yang dikalikan ex: 99 X 99, maka hasilnya adalah 4 angka, yakni 9 8 0 1. Wish you understand this ^_^

Bagaimana dengan Kuadrat dari 997?

Berapa pasangan 7? Jawabnya Tiga (3)
Kuadrat dari 3 adalah 9, Kita tulis dengan 009, letakkan di belakang _ _ _0 0 9
Kurangkan 997 dengan 3 = 997 - 3 = 994, Maka Hasil Akhir =  9 9 4 0 0 9

*Mengapa 009? Karena 997 X 997 menghasilkan 6 angka...

**Syarat dan Ketentuan Berlaku untuk cara di atas, yakni hanya berlaku untuk kuadrat yang di depannya adalah angka sembilan ex; 97, 993, dsb....


Setelah membaca dan memahami, mungkin banyak dari kita yang sadar, ternyata MATEMATIKA itu sungguh MENYENANGKAN...Setuju?
Mungkin saya hanya mampu untuk membagikan ilmu yang sedikit ini kepada teman-teman pembaca, namun yang saya harapkan, ilmu ini tidak hanya bermanfaat untuk pribadi saya, tetapi juga orang-orang di sekitar saya... 

Yuk, Lanjutkan Bermain dengan Matematika, dan Tularkan Hal Positif Pada Sekeliling Kita ^_^

 *kritik, saran, masukan, maupun penilaian teman-teman sangat berharga untuk saya...

Thank You For Reading ^_^